Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Agustus 2017

(Bukan) Solo Trip

Rabu, 09 Agustus 2017
Hello semuanya, udah lama banget nih gak nulis. Ini aku pengen share pengalaman aku pertama kali ke Bandung (sendirian). Sekitar bulan Mei kemaren saya mengikuti tes masuk pascasarjana UPI Bandung. Awalnya sempet bingung sih, gimana untuk ke tempat tes nya. Mana belum pernah lagi ke Bandung sendirian. Meskipun ini kali kedua ke Bandungnya.

Kali pertama saya ke Bandung waktu itu dalam rangka PKL. Biasanya kan kalo PKL ke luar kota kita menggunakan jaga agen travel. Berhubung buta jalan untuk ke Bandung. Jadilah ngehubungi kesana kemari, alhamdulillah adek kelas saya waktu sma dulu bersedia "nampungi" saya beberapa hari selama di Bandung. Untuk penginapa gak ada masalah.

Tiba hari H berangkat ke Bandung, jadi hari-hari sebelumnya saya search di internet travel-travel dari bandara ke Bandung. Terus minta saran sama sepupu, alhasil saya ke Bandung nya via X-Trans. Untuk harga memang X-Trans ini yang paling mahal sekitar 150k. Kalau travel lain, harga nya dibawah 150k. Cuman kalau naik X-Trans, ketika di Bandung berhentinya di Hotel Trans daerah Cihampelas. Jadi lokasinya strategis, biar yang jemput saya juga gak jauh untuk ngejemputnya

Sekarang ini karena lagi musimnya ojek online, jadi kalau kemana-mana daerah kota besar lebih memudahkan kita bepergian kemana-mana dan ongkosnya nya juga gak mahal. Selama di Bandung pun, saya gak banyak jalan-jalan. Adek kelas saya juga lagi sibuk skripsi . Palingan waktu itu cuman ke Pasar Baru, belanja baju lebaran. 

Ketika urusan di Bandung udah selesai, jadi saya mau balik ke Bangka lagi. H-2 sebelum puasa saya baru balik ke Bangka, jadi lagi libur bersama kan ya. Saya mikirnya, kalau pas libur bersama nya baru balik ke Jakarta saya takut bakal macet. Jadilah saya memutuskan untuk mampir ke Depok semalam. Biar waktu ke Bandara nya juga gak tergesa-gesa.

Dari Bandung ke Depok, saya search travel yang ada rute Bandung-Depok. Salah satunya yaitu Pasteur Trans. Dari daerah Gerlong (Kosan adek kelas) ke tempat travelnya saya menggunakan jasa Grab Car sekitar 10k. Jadi ada 3 titik keberangkatan kalau mau ke Depok via Pasteur Trans.

Waktu itu saya naiknya dari Jl. Djunjunan, banyak juga yang jual oleh-oleh khas Bandung di sekitaran daerah tersebut. Ongkos ke Depok nya sekitar 80k. Ketika di Depok titik berhentinya di SPBU Margoonda. Berhubung saya sudah pernah tinggal di Depok, jadi masih inget-inget dikit lah daerah Depok sekitaran Margonda. Tiba di Depok saya langsung ke order Grab Bike ke Detos, biar temen saya lebih mudah jemputnya. Untuk saat ini juga kalu kita mau bepergian kemana-mana dengan bus atau shuttle bus bisa pesan tiket online di tiketux atau bisa juga belinya OTS. 

Jadi, sekarang kalau mau kemana-mana daerah kota besar jangan takut gak tau jalan, sekarang ojek online udah banyak. Modal paket data aja. X Trans emang lebih mahal ongkosnya, tapi emang lebih nyaman, lebih luas, jadi duduknya nya lebih leluasa. Sedangkan Pasteur Trans tempat duduknya agak sempit.

Berhubung saya naik pesawat Sriwijaya, jadi area kedatangannya di terminal 2F. Setelah keluar dari terminal 2F, belok kiri jika mau ke area shuttel bus ( tempat travel). Jadi disitu ada banyak pilihan travel baik via bus ataupun shuttle bus. 

Semoga bermanfaat ya:)

Senin, 13 Juli 2015

Mendaki Gunung dalam Cuap-cuap Mimpi

Senin, 13 Juli 2015
This picture taken from this

Tadi setelah mantengin TL Chara Perdara #tentangmenulis , baru deh inget kembali dengan blog satu ini. Sebenarnya banget banget yang ingin ditulis, tentang segala la yang pernah saya alamin mapun berdasar pengalaman teman-teman saya yang lain. Kali ini saya ingin memposting tentang “Kenapa sih Saya Senang Tentang Gunung “.

Ok, saya mulai senang tentang gunung kira-kira bermula dari sebuah novel  karangan Esti Kinasih yaitu Cewek & Still. Sebenarnya novel ini udah cukup lama, dan saya mulai membacanya sekitar awal tahun 2015. Itu pun saya donlod ( Jangan diikuti ya, gak baik donlod novel. Mending beli di toko buku aja ).

Nah setelah saya baca-baca itu novel, ternyata tentang percintaan cewek-cewek dan cowok-cowok yang notabene nya anak pecinta alam dari suatu universitas. Cerita yang menarik menurut saya, dan sampai-sampai saya excited banget dengan cerita nya serta  pemeran-pemeran di novel tersebut hehe.
Dari situ saya mulai tertarik dengan mendaki-mendaki gunung. Karena mulai tertarik, mulailah saya search grup-grup di fb komunitas pecinta alam atau yang suka mendaki lah, eh akhirnya ketemu juga dengan grup-grup Pendaki Gunung di Indonesia, dan menurut saya, grup yang paling aktif yaitu  ‘Komunitas Pendaki Indonesia”. Ketika mulai gabung digrup tersebut, ya lagi dan lagi saya hanya penikmat cerita rindu, cerita mereka ( para anggota grup ) ketika mereka mendaki gunung-gunung yang ternyata banyak banget gunung-gunung di Indonesi, secara tidak langsung menambah pengentahuan saya tentang gunung-gunung di Indonesia. Grup di fb ini ramai sekali, dengan ribuan anggota dari Sabang-Merauke yang dengan siapnya berbagi cerita ketika mereka mendaki gunung-gunung yang ada di Indonesia, menyuguhi berbagai rekaman pendakian mereka. Ah envy beud.

This picture taken from this

Kalau lagi OL di fb, pokonya temlen di grup ini ramai banget, baru beberapa jam postingan-postingan hari kemaren udah tenggelam entah kemana arah, karena tiap harinya banyak banget postingan yang masuk baik itu tentang cerita pengelaman mereka, buka lapak jual beli, serta lapak cari jodoh.

Ini nih yang unik, jadi ketika saya lagi buka grup ini eh ada postingan salah satu anggota grup, nanyain tentang cewek yang difoto yang dia posting. Singkat cerita ternyata cowok tersebut pernah ketemu cewek tersebut di puncak gunung Cikurai, eh ternyata cuman tau alamat nya aja tanpa basa-basi kenalan yang lain. Selang beberapa hari (mungkin) cowok itu penasaran kali ya sama cewek itu ( kali aja beruntung, cewek tersebut masih jomblo bin single ), mungkin sampe terbawa mimpi atau apalah , eh akhirnya dengan segala ketakmaluannya  dia posting di berbagai grup pendaki-pendaki tentang cewek tersebut, eh akhirnya tau juga tentang cewek tersebut via instagram. Dan ternyata, mungkin cowok tersebut kurang beruntung atau apalah, cewek tersebut kurang ngerespon gimana gitu. Mulai dari ceritatersebut, saya mulai sering kepoin cowok tersebut di instagram, keren beud galerinya. Foto-fotonya bikin ngiler.

Dari situ saya amat tertarik banget untuk gabung ke grup-grup pecinta alam, pengen banget mendaki gunung. Kadang envy banget liat foto teman-teman yang lagi di Jawa mendaki gunung ini gunung itulah. Kalau didaerah rantauan saya, ada tuh gunung Dempo, tinggi banget la sekitar 3000-an mdpl. Saya baru mau jadi pemula, masak iya langsung disuguhin dengan gunung yang lumayan tinggi di daerah Sumatera. (iya aja sih, teman saya pernah pertama kali naik gunung, langsung naik gunung Dempo duhh )

Ketika saya envy liat teman yang laen pada naek gunung, saya selalu inget. Kayaknya bakalan sulit minta izin ke orang tua untuk ngedaki gunung. Belum pernah coba sih, tapi kayaknya bakalan gak diizinin deh. Terlebih fisik saya yang lemah, yang bentar-bentar ngadu ke orang tua kalau lagi gak enak badan. Pusing kepala dikit aja udah nangis, mungkin hal tersebut juga sih yang menjadi pertimbangan orang tua. Jangan kan naik gunung, pergi sendirian aja jarang banget diizinin meskipun jarak tempuhnya gak jauh. Nah, apalagi kalo minta izin naik gunung. Iya sih, saya sadar, hal tersebut juga demi kebaikan saya pastinya J.

Tapi berharap banget pengen mendaki gunung, sering baca cerita-cerita digrup juga ternyata modal untuk naik gunung pun gak sedikit, perlengkapan yang dibutuhkan, kayak sepatu gunung, carier, dll. Pun harganya tak semiring gunung yang didaki :D. Alhamdulillah juga, dengan seringnya saya baca cerita-cerita tentang mendaki gunung, pun saya merasa seperti apa perasaan ketika sampai dipuncak gunung, meskipun perasaan sebenarnya belum bisa dirasakan. Dengan mendaki gunung, terkadang baru kita sadar bagaimana nikmat Tuhan yang diberikan ke kita, sejauh mana langkah yang sudah kita tempuh, seindah mana Indonesia kita dan yang lainnya. Memang mendaki gunung merupakan salah satu kegiatan yang cukup menantang dan beresiko tinggi. Yang penting, bagi siapapun yang sering mendaki banyak gunung dimana pun untuk tetap menjaga kebersihan gunung.


Pun saya pernah baca postingan bahwa terkadang banyak juga yang buang sampah digunung, sampah-sampah pun mulai menggunung. Pernah juga suatu ketika gunung tersebut ramai banget, kayak ngalahin kunjungan orang-orang ke mall. Mungkin, memang lagi trendnya wisata alam kali ya hehe J. Terkadang ada yang mulai suka naik gunung setelah menonton film-film tentang mendaki gunung , 23 milimeter (nama disamarkan ) misalnya . Setelah menonton film tersebut, penasaran dengan yang difilmkan, bagaimana sensasinya ketika naik gunung. Nah, terkadang ada juga dampak negatif dari hal tersebut, misalnya pada orang yang mulanya memang bukan pecinta alam. Ketika dia naik gunung, dia hanya ingin mendaki saja tanpa menjaga kebersihan gunung tersebut yang menyebabkan banyaknya sampah pada gunung tersebut, walapun tak semuanya sih.

Dan banyak banget teman-teman saya yang candu "mendaki gunung". Ketika pertama kali naik gunung dan tiba dipuncak digunung tersebut, disuguhkan pemandangan yang luar biasa indahnya ciptaan Allah, Indahnya Indonesia kita, Surganya Indonesia, bikin kita pengen naik gunung terus, belum lagi lihat sunset maupun sunrise yang indah bangeeettt.

This picture taken from this

Ah, rasanya se-envy-envy nya lihat foto-foto teman, terlebih baca cerita-ceritanya :). 

Dari mendaki gunung pun, kadang ada yang menelan korban. Misalnya ketika terpisah dengan rombongan, dan tak tahu jalan pulang akhirnya tersesat, sampai yang jatuh ke kawah gunung tersebut. Wallahu'alam, semuanya sudah tertakdirkan yang menjadi rahasia Illahi. 

Kamis, 09 Juli 2015

Pengalaman Beli Tiket Pesawat di Traveloka

Kamis, 09 Juli 2015
Jadi ketika mau balik ke kampung halaman kemarin, desas-desus dari teman kalau harga tiket pesawat ternyata lebih murah dibanding harga tiket kapal laut yang biasanya dinaiki. Sempat bingung juga ketika mau balik mau naik apa, kalau naik pesawat lumayan lebih cepat sampe rumah, lebih murah, hanya saja masih bingung siapa yang akan jemput saya dari bandara ke rumah. Kalau naik kapal laut, tentu saja harga tiket lebih mahal, lebih lama sampai rumah, hanya saja dari pelabuhan ke rumah saya ada jasa travel sehingga tak perlu minta dijemput untuk kerumah.

Jadilah saya memutuskan untuk naik pesawat saja kalau mau mudik, untuk masalah dari bandara ke rumah saya, saya minta tolong teman saya yang punya jasa travel. Urusan itu selesai, masih bingung lagi mau mudiknya kapan.

Rencana sih uas salah satu mata kuliah nya hari Sabtu, terkadang kita gak tahu kesibukan dosen. Nanti dengan santainya bisa saja mereka mengabari kalau hari tersebut tidak jadi ujian dan tidak beruntungnya tiket sudah dipesan. Nah bingungkan pastinya kalau gini.

Mulai deh galau melanda, jadilah menghubungi dosen h-1 ujian. Pura-pura menanyakan pukul berapa ujian pada hari Sabtu, eh dibales sama dosen kalau bisa lebih pagi lebih bagus. Wah excited banget lah ketika dapet balesan dari dosen begitu.

Setelah diskusi sama teman yang lain diputuskan lah kalau ujiannya di pagi hari Sabtu. Seneng banget, gak sabar lah pengen mudik kerumah, sudah kangen berat sama keluarga dirumah, alhasil saking senengnya yang sebelumnya gak semangat banget untuk belajar persiapan untuk ujian, eh seolah energi positif ngalir kenceng banget di tubuh aku. Langsung deh semangat 45 untuk belajar persiapan untuk ujian.

Sudah mulai tenang untuk ujian, baru deh mulai sibuk cari tiket untuk mudik di hari Minggunya. Karena waktu itu saya nginep di rumah temen, dan di daerah tersebut saya kurang tahu tempat untuk beli tiketnya dan teringat tentang teman yang pernah pesen tiket di Traveloka.

Mulai deh, donlod app Traveloka, mulai cari tiket Alhamdulillah banget dapet tiket yang harganya miring. Udah booking, sebenarnya mulai ragu sih terlebih kan sistemnya online. Mana lagi maraknya penipuan online sekarang. Yakinkan diri insyaAllah baik-baik saja dan bisa dipercaya. Baru deh langsung transfer, isi datanya seakurat mungkin. Setelah transfer baru kita dapat kode bookingan kita dan juga e-ticketnya.

Karena masih ragu, beberapa jam sebelum keberangaktan mulai cari review yang pernah beli tiket di traveloka. Setelah baca hasil reviewnya, masih agak mendingan. Langsung deh cek tiket kita di web maskapai yang kita pesan dari kode booking yang didapat.

Tiba di bandara cukup perlihatkan kode booking yang bisa discan barcodenya ketika check in, gak perlu print tiket segala. Sudah deh.

Ini bukan promosi sama sekali, ini hanya bentuk kepuasan yang saya tuangkan dalam tulisan. Karena memudahkan kita, cukup order via app nya, transfe dan dapat kode bookingan, dapet e-ticket nya. Sudah. Gak ribet banget lho ini, dan harga tiketnya miring jugak :)

ESPE Lho

Yeay akhirnya libur juga, setelah selesai espe ( semester pendek ) sekitar hampir satu bulanan. Puasa jauh dari orang tua sekitar dua mingguan, dan tentu saja untuk setiap hasil yang lebih baik akan ada hal-hal yang perlu dikorbankan. Berkurangnya waktu liburan misalnya, teman-teman lain yang sudah libur duluan tentu saja duluan juga mudik ke kampung halaman. Ini kali pertama saya ikut espe, karena baru sadar kalau nilai-nilai mata kuliah sebelumnya perlu di reparasi hehe.

Ya, saya juga memutuskan untuk mengikuti sp karena tak seperti biasanya. Kalau udah libur, maunya langsung mudik. Tapi kali ini enggak, mungkin karena sudah mulai betah atau nyaman di tanah rantauan. Hasrat untuk segera mudik pun biasa saja. Mumpung kesempatan emas ni yang jarang banget mampir hehe, makanya diputuskan mending ikut sp saja toh gak lama juga espe nya.

Selama sp banyak banget pengalaman yang saya alamin, pokoknya seru lah. Yang jelas saya lebih dekat dengan teman-teman satu kelas yang tak sedekat sebelumnya. Mulai sering nginep di rumah teman, punya teman baru juga yang mengikuti sp mata kuliah yang sama dan dari prodi yang berbeda, yang jelas kedeketan dengan temen itu luar biasa dari biasanya, dan lebih mengetahui seluk beluk daerah rantauan saya. Yang sebelumnya hanya tau daerah itu-itu saja, sekarang mulai tau daerah-daerah yang lain juga. Makanya saya seneng banget kalau diajakin teman nginep atau kemana gitu, ya biar pengetahuan tentang tempat di daerah tersebut pun bisa saya ketahui. Mungkin aja nanti saya kesana lagi, bisa jadi bukan dengan teman saya atau sendiri, setidaknya saya sudah pernah ke tempat tersebut jadi tak perlu khawatir kalau pergi sendirian.

Tapi, ada sedih juga selama espe. Ya setelah liburan , baru balik ke kampung halaman. Hampir sekitar enam bulan belum balik ke rumah. Sedihnya ya ketika mama bilang, “ Nak, kamu udah sekitar enam bulan baru balik ke rumah, ayah mu gak inget rupa wajah mu seperti apa Ntan. Kalau inget kamu Ntan, ayahmu pasti lihat foto mu, dia lupa kamu seperti apa”. Sedih banget waktu mama bilang kayak gitu. Padahala  hanya enam bulan saya  belum balik ke rumah. Gimana nanti kalau saya kuliah di luar negeri yang pulang kampungnya 1 tahun 1 kali, atau bisa jadi selama 2 tahun hanya 1 kali balik ke kampung halaman. Gimana ayah bisa inget wajah saya, ya ayah memang tak segahol jaman sekarang untuk ngepoin ke-eksisan anaknya di sosial media yang tren sekarang. Terlebih saya memang jarang banget eksis di sosial media atau sekedar upload foto-foto pribadi.


Jadi ketika saya balik kerumah, dan ayah baru balik kerja, ayah langsung menghampiri kayak ngelus-ngelus gitu, kangen anak gadisnya yang udah enam bulan gak ketemu. Pengen  banget nangis waktu itu, tapi aku tahanin biar gak nangis. Pokoknya sedih banget lah, enam bulan gak ketemu. Ketika balik, kerutan di wajah ayah mulai bertambah. Helaian uban di rambut mama mulai banyak. Yang membuktikan bahwa kita semakin tua. Ya tanpa kita sadari ketika usia kita bertambah, pun begitu dengan orang tua kita yang juga semakin bertambah tua.  Sayangi orang tua kita selagi ada, selalu mendo'akan mereka, mengabari mereka dan menanyakan kabar mereka memastikan mereka senantiasa sehat serta senantiasa dalam lindungan-Nya. Akan selalu ada hal yang perlu dikorbankan untuk melihat hal-hal indah lainnya dikemudian hari. Semangat berpositif ria :)

Cie Mulai Rajin :p


Assalamu’alaikum J, setelah sekian lama saya menyibukkan diri karena sudah memasuki kategori mahasiswa tingkat akhir, eakk, dan sekarang karena libur waktunya berblogging ria, bercuap-cuap sekehendak hati. Sebenarnya banyak banget lists yang mau di tulis, entah sesibuk apakah saya sampean hanya ngetik beberapa kata ajabelum sempat.

Semester kemaren ( semester enam ), mata kuliah yang terdiri dari dua mata kuliah untuk diseminarkan benar-benar menyibukkan saya ( itulah sebabnya saya jarang nulis :p, alasan klasik yak ), tempat tongkrongan favorit pun sempat berubah. Yang biasanya jadi mahasiswa kupu-kupu, semenjak dua mata kuliah tersebut mulai menuntut saya ( ceile) untuk terus dikampus, mejeng di dekanat manfaatin wifi, perpustakaan, dan ruang baca. Yap tempat tongkrongan favorit saya pastinya ruang baca & perpustakaan pusat kampus.


Kalo ada yang cari saya kalau saya masih dikampus, cari aja noh di ruang baca Fkip ato gak perpustakaan pusat. Percaya deh rata-rata disana pun mahasiswa yang mulai menyibukkan diri dengan tugas akhir ato gak yang sibuk seminar usul penelitiannya. Yang dibaca mulai dari buku-buku tentang pendidikan sampe skripsi-skripsi jadul kakak tingkat. Begitulah realitanya, tapi saya malah enjoy banget lho. Seneng banget ngadem di perpustakaan, wifi kenceng, pokoknya kayaknya ketemu sama tambatan hati lah ( yeile lebainye ), pewe banget bila perlu nginep tuh di perpus.



Aneh banget kalo udah dua hari gak ke perpus ato gak ruang baca, seakan ada yang kurang gitu. Nih, saya udah mulai keranjingan jadi anak sok rajin yang demen banget baca buku-buku. Kalo ke mall tujuannya pastilah toko buku, yah walaupun sekedar cuman liat doang biar dikira sok rajin bin pura-pura pintar. Padahal niat dalem hati, emang gak mau beli buku di mall, harganya lah kurang pas sama kantong saya yang titelnya “mahasiswa hitungan”. Kalo beli buku mending ke loakan haha.

Kalo biasanya di ruang baca atau perpus sengaja mencari buku tentang pendidikan dan skripsi kakak tingkat yang baru lulus, setelah mulai lelah dengan itu semua. Hayati lelah pak.

Mulai mencari sesuatu yang baru, bertambah lagi nih tempat yang bakal dijadikan “tongkrongan paporit” yaitu ruang kumpulan skripsi-skripsi di perpustakaan pusat yang isinya skripsi dari tahun 90-an pun lengkap beud.

Yang biasanya balik kampus paling lama sebelum pukul 15:00 WIB  pun berubah menjadi lebih lama dari biasanya. Meski kuliah dalam seminggu hanya dua hari, tetep kekeuhin diri untuk tetap ke kekampus kadang sampe lima hari, yak karena Sabtu & Minggu para pegawai pada libur. Hal ini mungkin kedengaran jarang bagi orang-orang kayak saya yang bukan aktivis kampus atao pun orang yang sok menyibukkan diri di dunia perkuliahan. Pokoknya ya yang penting semangat aja, enjoy aja, dan I’ve done my best. Apapun hasilnya semoga merupakan hal yang terbaik diantara hal-hal baik lainnya. Keep spirit for next term :) 


Senin, 30 Maret 2015

My Curucu #TantanganMenulis

Senin, 30 Maret 2015

This is my Curucu. Netbuk kesayangan yang udah nemenin saya selama dua tahun belakangan. Andai saja benda seperti ini bisa ngomong, bisa marah-marah, mungkin entah seberapa sering ia bakalan marah-marah ke empunya. Capek, pengen istirahat. Butuh hiburan.

Iya sih, hampir setiap hari Curucu saya idupin, untuk ngerjain tugas, onlen, dengerin musik, edit foto, curhat, ngegame dan banyak lainnya, selagi masih bisa saya gunakan. Dari pagi sampai malem, hampir selalu dalam keadaaan on. 

Salah satu benda kesayangan yang amat saya butuhkan, jadi kau jangan sering ngambek ya Curucu. Berkat dirimu juga, tugas saya satu per satu terselesaikan, salah satu yang biasanya menghiburkan saya ketika lagi bosan. Kamu begitu berarti lho ( wkwkwk). Jasa mu udah banyak lho. Biar kamu gak digantiin sama yang lain, selalu setia ya :).


Dear Me

Dear Me, ku persembahkan sebuah cermin untuk dirimu agar kau tak pernah lupa pantulan dirimu dan siapa dirimu di depan yang lain terlebih di hadapan-Nya.

Dear Me, 
Harusnya kau tahu setiap alasan beberapa panca indra yang telah tercipta. Mulut yang diciptakan agar kau senantiasa berbicara yang baik, mengucapkan hal-hal baik, berbicara akan hal-hal kebaikan. Lantas kenapa kau masih mengucapkan hal-hal yang kotor, melontarka kalimat yang tak pantas terdengar oleh siapapun. Kenapa lidah mu kerap kali kelu  melafazkan lantunan yang senantiasa menenangkan hati siapapun yang mendengarnya?

Taukah kau, pun begitu dengan telinga, mata, pikiran, dan juga mata hati. Mereka diciptakan untuk hal-hal baik, lantas kenapa masih kau dengarkan hal-hal yang amat tak pantas kau dengarkan dengan sengaja. Cukup tutup telinga mu, biarkan telinga mu mendengar hal-hal yang amat baik bagi hidupmu.

Biarkan mata mu menatap kebaikan di dunia ini, tutup mata mu untuk hal-hal yag tak pantas kau lihat. Kasihan otak mu yang telah kau campur-adukkan dengan pikiran-pikiran kotor, pikiran-pikiran yang senantiasa menyalahkan yang lain, pikiran yang selalu membenarkan setiap apa yang kau pikirkan. Lantas bagaimana kau berpikir untuk hal-hal benar dari yang lain?

Dear Me, bukalah hati mu untuk hal-hal yang baik. Ketuk hati mu secara perlahan agar hati mu tetap terbuka untuk hal-hal kebaikan. 

Bagaimana? Bagaimana cerminanmu hari ini? 

Lantas, bagaimana kepekaan mu dengan sekitar mu? Masih kah egois mu kerap kali muncul? Apa kau selalu sadar, bagaimana sikap yang lain terhadap keegoisan mu. Akankah keegoisan milik yang lain sama seperti mu?

Jangan terlalu tinggi menempatkan dirimu, tanpa kau sadari banyak yang sebenarnya terlihat lebih tinggi dibanding dirimu. Tak perlu bagi mereka untuk berdiri di atas batu agar terlihat tinggi.


Lantas kau banggakan dengan mengangkat dagu mu, siapa yang mendekati sempurna, siapa yang menurut mu lebih dari yang lain, ahh selalu saja kau rendahkan kan yang lain. Selalu saja kau merasa benar, sayang sekali hati mu masih tertutup seonggok kesombongan.

Buka mata hatimu sayang, berpikir terbuka lah, lihatlah, dengarlah hal-hal yang baik. Selalu lah lihat kekurangan diri, belajar dari kelebihan orang lain. Apa yang tampak di hadapan mu belum tentu sama dengan apa yang tampak di hadapan yang lain. Menunduklah, selagi mampu menunduk. 

Tentu saja kau yang senantiasa menciptakan benci untuk benci yang lain, perhatikan sekeliling mu, peduli lah, merakyatlah. Lihatlah pantulan dirimu dari mata yang bukan milikmu, agar kau lebih leluasa melihat dunia, agar kau melihat siapa yang paling berkuasa di dunia, agar kau meliahat bagaimana kedudukan mu di dunia yang senantiasa kau tinggi-tinggikan, akankah ia tetap tinggi?

Bagaimana bayangan mu di cermin? Akankan terlihat lebih baik, akankah setiap sinar yang masuk menebar kebaikan kembali. Dear Me :)

Sabtu, 28 Maret 2015

Ah, Malam Minggu :)

Sabtu, 28 Maret 2015
Hampir setiap malam Minggu kalau lagi telponan sama keluarga di rumah, mamak, ayah, ayuk, maupun adek-adek yang ditanya "nanti malem kemana?, atau ada yang mau maen ke kosan mu nak?, kalau keluar malam balik nya jangan larut malam ya?" , tentu saja pertanyaan-pertanyaan tersebut wajar-wajar saja ketika ditanya oleh orang tua.

Namun, seolah jawaban yang aku ucapkan terdengar geli di telinga orang tua dengan cewek remaja seusia diriku. Kalau malam Minggu, anakmu lebih sering menghabiskan waktu di kosan ma, keluar saja kalau mau belanja makanan atau ada yang emang ingin dibeli, terkadang nongkrong sama teman-teman. 

Aku tau sih maksud pertanyaan-pertanyaan serupa yang sering dilontarkan orang tua, special someone !

Entah kenapa, hati ini terlalu banyak takutnya untuk hal-hal tentang "perasaan". Takut terjebak di lubang yang sama, takut terjerembab ke beberapa perangkap. Memang, terlalau banyak takutnya.

Memang sih, orang tua selalu khawatir tentang anak gadisnya ketika anak gadis nya tak juga menceritakan siapa "dia" yang sekarang di relung hati ini. Eaaakkk

Bukannya tak mau cerita atau apa, memang aku anak sulung jadi kalau untuk memulai cerita-cerita tentang "perasaan" selalu malu. Malu aja, belum siap sama sekali kalau cerita akan hal itu. Aku belum siap mendengar ucapan yang terucap oleh ayah " Gadis kecil ku kini mulai dewasa, akan ada yang lain yang akan menggantikan posisi diriku di hatinya. Tentu saja suaminya".


Ahh, rasanya hati ini belum seutuhnya menerima hal tersebut. Kini aku secara perlahan tumbuh dewasa, hal-hal lumrah yang akan terjadi sebenarnya amat tak mengkhawatirkan. Hanya saja kesiapan yang amat belum matang. Akan banyak pertanggung jawaban yang mulai membebani pundak. Baik itu rasa maupun lainnya.

Suatu ketika mamak bilang " banyak lho ketika udah sarjana, udah nyaman dengan pekerjaannya namun sekarang masi sendiri nak?Nanti banyak yang takut, gengsi kalau pendidikan kalian lebih tinggi."

Anak gadis mu ngerti mak tentang kekhawatiran kalian, anak gadis mu gak pernah cerita bukan berarti gak pernah berpikiran tentang "rasa" mak. Anak gadis mu normal lho ma, yah, hanya saja belum mau cerita.

Memang sih kalau di kampung aku, misalnya cewek yang pendidikan tinggi, bebarapa cowok minder untuk ngedeketinnya. Mind set yang kayak gitu sih yang harusnya dirubah, pendidikan bukanlah tolak ukur atas segalanya. Dan banyak hal lainnya :)

Oh, No! Less effort, Overcried !

Kamis, 26 Maret 2015 ( Seminar Matematika sesi 3 )

Seminar Matematika merupakan salah satu mata kuliah 2SKS di semester VI prodi Pendidikan Matematika. Jadi kami menyeminarkan tentang Matematika, misalnya membuktian teorema-teorem pada Matematika.

Nah jadwal aku seminarnya sebenarnya pada Selasa, 31 Maret 2015. Dan teng, dosen koordinator mata kuliah Seminar Matematika mengumumkan kalau jadwal kami dipercepat dua hari kedepan setelah jadwal untuk yang sesi II, jadi kami seminarnya di hari Kamis dan persiapan benar-benar belum mateng.

Padahal, aku udah buat plans, untuk masalah seminar Matematika. Udah aku persiapin hari Kamis-Senin untuk persiapannya. Dan ketika jadwal dimajuin, seketika langsung stuck, otak rada error buat mikir jernih.

Ditambah lagi urusan yang belum selesai, masalah kian muncul dengan tetangga sebelah. Untuk mikir, masih belum jernih. Padahal dua hari lagi harus semiar, dan PPT untuk presentasi belum dibuat sama sekali, makalah masih belum direvisi. 

Dear, my problems in my mind, I have God :)


Dikala yang lain mulai mempersiapkan untuk seminar di hari Kamis, saya masih sibuk berurusan dengan masalah yang baru muncul tadi malem. Bingung pengen nyalahin siapa, yang jelas emang gak ada yang harus disalahkan.

Mulai banyak pikir, hati gak tenang karena masalah yang fifty-fifty antara real damai atau damai-damaian aja. Ditambah lagi, mikir kalau gak ada persiapan sama sekali untuk seminar. H-1 seminar baru mulai sibuk revisi makalah, buat PPT, belajar seadanya. Gak FOKUS!!!!

Gak fokus, belajar-belajar aja , mau masuk otak atau gak, yang penting belajar. Dan teng...

The Day :)
Ketika yang lain mulai senang karena selesai seminar, setidaknya satu beban mulai hilang. Aku mah senang aja kagak, hasil seminar kacau. Ditanya dosen, malah ngawur. 

Iri
Iya, iri dengan yang lain yang mempersiapkan untu seminar nya lebih baik. Ketika jadwal seminar dimajukan, disitu masalah yang lain kian muncul. Disitu kadang saya merasa sedih :(

Sampe kosan, biasa aja. Yang jelas, satu ini udah terlewatkan. Tapi, namanya juga perasaan gak tenang yang muncul. Kenapa? Menenangkan diri , cerita ke orang tua, kenapa Ma?

Ahh, gak heran aku emang cengeng. Hobi nangis, tiap cerita ke mama nangis berat. Kenapa disaat aku ini ingin berjuang, tampil maksimal, masalah kian muncul, Seolah ada hal lain yang harus aku korbankan.

Aku sedih bukan karena saya ngawur menjawab pertanyaan dosen. Aku sedih, kenapa gak bisa tampil maksimal. Kenapa, aku belum menampilkan yang terbaik? Kenapa aku berusaha maksimal? 

Wajar Ntan, kalau hasilnya gitu. Usaha mu aja cuma seupil!

Mamak yang selalu nenangin, setiap kejadian akan ada hal baik dibalik itu. Menjadikan kita semakin dewasa, gimana mengahapi masalah yang tepat, ingat ALLAH!



Masalah Lain Ketika "Hati"

Terkadang tak selamanya rasa senang muncul ketika ada seseorang suka ataupun senang dengan diri kita. Tentu saja kita akan bahagian ketika kita menyadari seseorang suka sama kita dalam hal perasaan hati terlebih dia memang orang yang kita inginkan juga kita sukai.

Namun, gimana ketika seseorang tersebut yang suka sama kita tak seperti yang kita harapkan? Maksudnya disini bukan "fisik" atau apanya yang memang tidak kita sukai. Misalnya gadis remaja atau  wanita yang berusia sekitar 20 tahun disukai oleh seseorang yang berusia sekitar 30-an namun penampilannya mempeerjelas usianya yang berkisar sekitar 50-an. 

Ya, inilah yang terjadi meskipun hal tersebut tidak terjadi kepada aku, dan aku memang berharap tidak terjadi kepada aku namun terjadi pada teman aku.

Kami sudah hampir tahun ketiga menjadi mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri di daerah Sumatera, dan di tanah rantauan kami menyewa rumah. Nah sudah hampir dua tahun juga kami tinggal disalah satu komplek di daerah tersebut, kami yang sebagai pendatang di daerah tersebut tentu saja harus bersikap sopan juga baik dengan tetangga. Ketika kami masak makanan, biasanya kami berbagi ke tetangga dengan niat biar hubungan dengan tetangga lebih baik.

Ternyata, meskipun kami sudah tinggal di rumah sewaan kami sekitar 2-an tahun, banyak hal yang amat baru kami ketahui. Misalnya mengenai tetangga kami, yang kebetulan satu dinding dengan rumah sewaan kami. Sebelumnya kami sama sekali gak ada masalah dengan tetangga-tetangga kami, namun karena satu hal yang namanya "cinta" mulai meresahkan kami membuat hubungan kami dengan tetangga tak lebih baik dari sebelumnya. Yap, tetangga sebelah rumah yang satu dinding dengan rumah sewaan kami.

Ternyata setelah hampir 2-an tahun kami di rumah sewaan tersebut, kami baru sadar ternyata tetangga kami tersebut masih bujangan ( belum nikah. red ), dari hasil kepo ternyata usianya sekitar 30-40 an tahun ( belum pasti juga mengenai usianya ), namun penampilanya sekitar usia 50-an, rambutnya sudah ubanan.

Masalahnya dia "suka" sama teman aku , ternyata dia kayak jatuh cinta at the first sight . Dan dia tahu semua nama kami, kayaknya juga dia sering dengerin tentang apa yang sering kami gosipin. Sekitar 3 bulanan terakhir, dia mulai sering ganggu kami, maksudnya sering bikin resah kami dengan gedor-gedor dinding kamar kami, mulanya kami belum sadar kalau dia senang sama temen kami. Namun, kok kelakuannya semakin aneh gitu, frekuensi gedor-gedor dinidng kamara kami makin sering, dia mulai menunjukkan bahwa dia suka sama temen aku. 

Ketika kami tau tentang hal tersebut, kami takut dong. Terlebih dia sendiri di rumahnya, kami takut aja akan hal-hal yang "gak pernah kami pikirin " akan terjadi. Kelakuan aneh nya yang semakin menjadi,  kami benar-benar gak tenang sama sekali, kalau masuk rumah bawaannya gak tenang terus. Akhirnya masalah ini kami bawa ke keluarganya, dan damai. Setelah damai,  kami lumayan tenang di rumah. 

Ternyata tenang tersebut hanya berlaku selama tiga minggu. Kami juga punya dong teman cowok, teman-teman cowok kami jarang ke rumah, kalau pun maen kerumah tau waktu lah, gak sampe larut malam. Ternyata selama ini dia selalu meninjau gerak-gerik kami, juga ketika temen-temen cowok kami maen ke rumah.

Seolah dia cemburu gitu, kami kesel dong. Jadi kami seolah bikin rencana, suatu malam kami pura-pura mengolok teman kami ( Cewek yang dia sukai ) jadian sama seorang cowok, biar dia gak gangguin temen aku lagi.

Ternyata !
Tepat sekitar pukul 01.00 WIB 
" Bangun-bangun, keluar kalian *****" bayangin aja dia sama temannya ngegedor rumah kami , dia seolah memfitnah kami selalu menyimpan cowok, dan malam itu benar-benar pengen banget bacokinnya. Kesel lah, karena ini bukan kali pertama dia memfitnah kami menyimpan cowok. Ngapain coba?

Mereka seolah pengen ngegerebek kami, dasar! Orang jam segitu ya tidur lah, masak lagi ngapain-ngapain sama cowok. Setelah kami berurusan dengan dia malam itu, dilanjutkan lagi besoknya kami bawa lagi masalah tersebut ke RT setempat, RT lepas tangan karena beberapa hal. Jadi, lagi kami selesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Dan lagi damai.

Ternyata kami juga baru tahu, kemungkinan dia ( cowok yang senang sama temen aku ) rada kurang normal atau apa, dikarenakan depresi. Terkadang mikir juga, mau nyalahin dia, tapi dia terlihat sama sekali tak bersalah, namanya juga orang sakit kan. Semoga aja Allah memberi petunjuk yang lebih baik, dan kami senantiasa dilindugi dalam dekapan-Nya.

Senin, 10 November 2014

Minggu, 02 November 2014

Sudahkah Kita Bersyukur?

Minggu, 02 November 2014
"Nothing is Impossible" suatu tema dari tayangan JustAlvin yang menghadirkan bintang tamu Dian Sastro Wardoyo, Lukman Sardi, & ...

Ketika menyaksikan acara tersebut saya lebih fokus ketika Dian Sastro yang berbagi tentang kehidupannya, satu hal yang benar-benar saya ingatkan dari apa yang diucapkan oleh Dian Sastro. Ya kebiasaan bersyukur,  mungkin bisa dibilang mudah, misalnya ketika bangun pagi & sebelum tidur bersyukurlah untuk 10 hal yang kita alami :
1. Alhamdulillah bisa sarapan yang enak
2. Alhamdulillah bisa melihat senyum teman-teman
3. Alhamdulillah bisa melihat senyum orangtua
...
10. Alhamdulillah masih bisa ...

Hal-hal kecil yang sering kita lupakan, padahal hal-hal tersebut amat sangat bisa mempengaruhi mood kita. Cobalah untuk menerapkan cara bersyukur tersebut, insyaAllah hal-hal baik pun senantiasa menghampiri kita.

Jika lagi bad mood , pengennya marah terus coba juga ucapkan Alhamdulillah sembari senyum yang lebar. InsyaAllah mood kita akan lebih baik (: .

Let's Try it! 

Kamis, 14 Agustus 2014

Berada di tempat yang salah

Kamis, 14 Agustus 2014
Pernahkan kalian semuanya berada di tempat yang salah? Sekitar dua tahun sudah saya mengenyam pendidikan di sebuah perguruan tinggi negeri dan sekarang memasuki tahun ketiga, mengapa saya baru sadar bahwa saya "amat sering berada di tempat yang salah?"

Ya , saya sadar karenan disadarin oleh salah satu dosen saya. Terkadang saya malu sama diri sendiri, begitu tidak terlalu memperhatikan hal-hal yang sebenarnya begitu amat penting dalam memulai sesuatu atau hanya ikut-ikutan dengan teman yang lainnya. Terlebihnya tidak kritis, menyedihkan sekali!

Misalnya, memasuki semester baru mengenai mata kuliah yang akan diikuti di semester baru. Cukup tanya ke teman mata kuliah apa saja yang akan diikuti atau diambil untuk semester ini misalnya? Setelah dikasih tau teman langsung saja pengisian KRS ( Kartu Rencana Studi ). Saya bahkan tidak tahu apa-apa tentang mata kuliah apa yang akan saya ikuti, tanpa pikir panjang cukup isi KRS, done :) , semester baru akan dimulai. Ya, terkadang miris, terlebih mirisnya kenapa baru sadar, dan hal tersebut disadarin?

Misalnya sebelum pengisian KRS, bukankah sebaiknya kita lihat dulu mata kuliah apa saja yang bisa diambil di semester tersebut, lalu cari silabus ( Googling ), biasanya hampir sama atau malah hampir sama apa yang akan dipelajari tentang mata kuliah tersebut, dari hal tersebut tentu saja kita akan tahu apa yang akan kita pelajari di semester tersebut, dengan begitu kita akan lebih mempersiapkan diri kita untuk mengikuti mata kuliah tersebut.

Setelah itu, tentu saja merencanakan hal-hal atau mempersiapkan hal lain untuk memudahkan kita mengikuti mata kuliah tersebut, setidaknya kita sudah mempunyai gambaran tentang apa yang akan dipelajari.


Bagaimana dengan semester-semester sebelumnya? As if mata kuliah yang akan diikuti is like "mengambil kucing dalam karung". Asal ambil saja, ya menyedihkan. Tapi setidaknya, Alhamdulillah setidaknya sekarang sudah lumayan sadar, setidaknya untuk kedepan bisa lebih baik lagi serta mandiri :)

Keep fighting for this term :)

Rabu, 13 Agustus 2014

Happy 5th KAS_3G

Rabu, 13 Agustus 2014
KAS_3G's my second family :), KAS_3G terbentuk sejak tanggal 07 Agustus 2009, 11:12 WIB :) , more about KAS_3G just check this!.

Tepat tanggal 06 Agustus 2014, hari jadinya KAS_3G yang ke 5 tahun. Do'a-do'a serta harapan terbaik dari 62 laskar KAS_3G yang terbaik khususnya untuk kami. Kami merayakan hari jadi KAS_3G di pantai Rambak, dekat juga murmer :). Rencana awal pengen ngerayain di Pulau Ketawai, karena biaya yang dibutuhkan lumayan besar, akhirnya tinggal dua opsi, mendaki gunung Maras atau ke pantai. Karena banyak yang memilih ke pantai :), tepatnya pantai Rambak.

Walaupun didera angin kencang juga hujan yang deras, tentu saja hal itu gak memupuskan semangat kami u/merayakannya, walaupun tidak semua yang bisa ikut dikarenakan ada urusan pribadi, juga berada di pulau yang berbeda. "All for one, one for all" , this' for KAS_3G :) , KAS_3G lop u pull :)

( Bendera KAS_3G yang diwarnai ketika didera anging kencang + hujan deras )









Liburan ( Pantai Tikus & Pantai Rambak )

Hai, setelah beberapa bulan saya behibernasi dari dunia blogue, beberapa bulan juga saya tidak memposting di blog "tercinta" ini, ya dikarenakan signal di daerah ya "ah".

Saya akan berbagi kebahagian dengan kalian semua lho, saya akan memposting foto-foto saya ketika liburan :) , foto-foto ini ketika saya ke pantai Tikus & Rambak. What a beautiful beach! Incredible fufufu :D














Let's come to Bangka Island :), be exotic , make ur skin be sexy :)

Jumat, 02 Mei 2014

"Tentang Smartphone"

Jumat, 02 Mei 2014
Tentang Smartphone, yang sering kita dengar dengan "ponsel pintar" misalnya hp berbasis Android. Tapi disini saya nggak nulis tentang pendapat saya tentang spek smartphone dibanding ponsel-ponsel lain.


Bagi yang udah punya smartphone, terserah mau merk apapun yang penting termasuk dari smartphone. Menurut kalian ya apa sih tujuan kalian beli smartphone?

Buat gaya-gayaan doang, pengen nge-game, atau kalian memang butuh. Yap, it depends ur self.

Buat gaya-gayaan?
 Bentar-bentar selfie dikit lah pake kamera 360 ( sexy lips effects ), upload di segala macam medsos, bentar-bentar nge-post di line, instagram, path, etc. " kalo gue udah ngepost di Instagram dan teman-temannya, artinya gue udah punya smartphone " . Atau pengen eksis-eksisan.

Terkadang saya juga termasuk kategori 1 ini lho, tapi belum tingkat akut la :)


Nge-game
Buat yang hobi nge-game sih, smartphone memang pilihan yang tepat untuk dimiliki. Karena banyak aplikasi game gratis yang tersedia di Play Store . 

Tapi saya nggak termasuk di kategori ini lho, saya memang nggak hobi aja nge-gamne, salah satu alasannya ya " males, batrai cepat habis ". Saya paling males, kalo batrai hp nggak bertahan terlalu lama, makanya saya kalo mau beli hp googling terlebih dahulu spek hp yang pengen kita beli, bandingin deh kualitas batrai nya.

Emang butuh ama smartphone
Bisa dibilang saya beli smartphone karena ya emang saya butuh, terlebih untuk menunjang saya dalam belajar materi perkuliahan. Gak ada buku, jadi males aja kalo mau belajar bentar-bentar buka notbuk. Smartphone kan mendukung  "document viewer ", jadi nggak perlu buka notbuk lagi kalo mau baca-baca materi kuliah dengan format pdf, doc., etc. ( Bukan sombong ya )

Sedikit cerita ini ya, saya termasuk newbie nih dalam dunia "smartphone-nan " , jadi ketika teman cewek saya pinjam smartphone saya , dia bilang " eh , buat apa beli smartphone kalo foto lo aja dikit bingits ". Saya nggak terima dong dia bilang kayak gitu, seolah ngeremehin saya kalo saya beli samrtphone itu gak ada gunanya buat saya. Ya udah saya jelasin aja, kalo smartphone itu saya beli biar saya lebih mudah aja baca-baca materi perkuliahan berformat pdf., doc., etc daripada buka  notbuk. Untung aja saya gak bilang, jadi kalian beli smartphone cuma buat photo-photo doang ? Buang kelaut aja deh smartphone lo ". Untung aja komentar frontal saya gak ngeluncur gitu aja, * pengap-pengap nahannya.

Open ur mind guys, please think more what u need actually!
Teknologi semakin canggih, pikiran kita juga harus semakin canggih, jangan jadikan diri kita diperbudak oleh teknologi. Salah satu dosen MTK saya, kebenaran dia juga termasuk dosen Fasilkom jadi dia bilang kira-kira gini, " Punya hp canggih itu dimanfaatin sebaik-sebaiknya, jangan cuma pakai aja nggak tahu gunanya apa " gitu deh kira-kira, gak direkam sih.

Kita itu harus tahu apa sih kegunaan hp yang kita beli, beli hp mahal-mahal cuma buat photo-photo doang, mubazirin uang aja kalo gitu, kalo ngandalin cuma photo doang mending beli hape baru lagi deh, tuh mumpung masih ada yang jual hp-hp yang sempet eksis sebelum Android nongol tuh.

Smartphone itu banyak banget lho kegunannya, kita yang jangan membatasi diri kita untuk memanfaatkan kecanggihan teknologi sekarang. 

Kalo gak mau bawa laptop keman-mana, kan bisa transfer file ke sp kita. Cukup baca disitu, kalo mau yang bisa editing file ( word, excel ) bisa tuh dengan Lum** yang terbaru tapi itu wp lho not Android. Dan itu keren bingits , haha :)

Pengen baca Al-Qur'an , kan ada aplikasinya di PlayStore nya , software pembelajaran ( Geogebra ), Kamus offline gak perlu bawa kamus lagi kemana-mana. Banyak bingits deh aplikasi yang free yang bisa tinggak kita download, cus deh udah :)

Gimana, jadi tujuan kalian apa beli smartphone :) , semoga ketiga-ketiganya termasuk ya *eh . Semoga apa pun yang kita beli senantiasa bermanfaat bagi kita baik dalam menunjang hal-hal kebaikan apapun dalam hidup kita, aamiin :)



Kamis, 24 April 2014

Let's Share Anything :)

Kamis, 24 April 2014
Yuk berbagi :)

"Berbagi" terkadang kita sering menganggap bahwa kata tersebut identik dengan "money" .Padahal "berbagi" pun bisa dari banyak hal, misal : jasa, atau hal lainnya yang selalu saja tidak hanya dengan "money".

Terkadang ada juga yang beranggapan " mungkin saat ini aku belum bisa berbagi, I don't have much money"

Selagi kita masih diberi kesempatan untuk berbagi, berbagilah ! Althought we can't give such as money, no worry 'bout sharing, we can share anything that we have , e.g. we can help the other when they need our hepl, just do what we can do until we can't do. Wherever u're , remember that what should we do to help the other.

Ya berbagi dengan cara membantu orang yang membutuhkan pertolongan kita pun bisa dibilang berbagi, awalnya saya masih tidak mengerti dengan artian " berbagi " sebenarnya. Setelah saya bergabung di grup Fb " Pejuang Beasiswa dalam & luar Negeri " beberapa admin pun sering berbagi informasi-informasi yang dibutuhkan para anggota digrup tersebut. ( Berbagi dalam bentuk selain money )

Mereka yang selalu memberikan inspirator ( memberikan informasi penting tentang beasiswa ) saya add satu persatu di Fb, dari hal tersebut saya mendapatkan ilmu yang luar biasa, orang-orang hebat yang selalu berbagi hal apapun apa yang ia punya saat ini serta sangat bermanfaat bagi orang lain.

Terlebih mengenai info-info tentang beasiswa dalam maupun luar negeri yang selalu mensyaratkan nilai TOEFL, IELTS yang bisa terbilang nilai yang diperlukan lumayan tinggi menurut saya yang dengan kemampuan bahasa Inggris yang serba pas-passan. Disinilah peran-peran admin di grup beasiswa, mereka men-sharekan sumber-sumber untuk berlatih TOEFL, IELTS, buku panduan, audio, video pokonya semua yang berhubungan dengan latihan TOEFL, IELTS dan sejenisnya dan ini semua free. Ada juga salah satu admin di grup tersebut pun rela meluangkan waktunya untuk berbagi info-info tentang top universities  scholarships ke daerah-daerah di Indonesia, disinilah saya melihat semangat berbagi mereka. Jadilah saya pun ingin mengkuti jejak mereka dengan berbagi hal-hal bermanfaat bagi siapa pun yang masih bisa lakukan. 

Saya pun mulai berbagi file-file buku panduan TOEFL, IELTS dll yang saya download yang sebelumnya memang untuk kepentingan saya sendiri. ( Baru sedikit )


Ini beberapa file-file yang saya bagikan ke teman-teman lain, memang belum banyak, namun apa salahnya kita berbagi yang memang diperlukan orang banyak yang ingin belajar atau memahami grammar untuk meningkatkan nilai TOEFL, IELTS, dll.

Bagi teman-teman yang kuliah di sekitaran UNSRI indralaya atau daerah Bangka khususnya seputaran daerah Sungailiat yang memerlukan file-file ini, monggo silahkan hubungan saya, insyaAllah saya akan membantu, file-file ini pun bisa teman-teman bagikan ke teman-teman yang lain, yang jelas jangan memanfaatk hal ini untuk hal yang tidak baik. Ini free ya :).

Yuk terus berbagi, menebar kebaikan dimuka bumi ini :)

Sabtu, 08 Maret 2014

Dulu katanya " Teman Dekat "

Sabtu, 08 Maret 2014



Ya " Teman Dekat " katanya juga kata mereka yang lain yang pernah melihat. Pernah denger kan quote " Don't judge a book by it's cover " . Sebenernya kalo melihat sesuatu itu jangan hanya liat dari luarnya aja. Karena sesuatu yang ditunjukkan dari luar belum tentu mewakili sebenarnya kita baik dalamnya kita.

Hanya sebatas mungkin yang bisa saya asumsikan, ketika segerintil orang bila tentang " Teman Dekat " itu, saya akan berkata iya ketika paketnya masih komplit. Ya , paket yang masih komplit itu dulu sekali. Tapi, sekarang paket itu gak sekomplit yang dulu, beberapa potongan terpaksa untuk melepaskan potongan tersebut karena menyangkut " masa depan ". Bak Puzzle yang akan sempurna ketika the last piece langsung menempatkan diri pada kerangka puzzle tersebut.

Sekarang puzzle itu sudah gak sesempurna yang dulu, malah beberapa potongan susunan puzzle meregang seolah memberi jarak untuk puzzle yang lain. Kalau masalah penyebabnya sih, saya hanya akan " angkat tangan". Bisa dibilang saya gak ahli dalam hal tersebut. Yang jelas, saya juga gak mau tahu.  


Many friends that you can find in this world :)

*Inspired by someone story

Sabtu, 01 Maret 2014

Masa-Masa " Alay "

Sabtu, 01 Maret 2014

Alay adalah sebuah istilah yang merujuk pada sebuah fenomena perilaku remaja di Indonesia. "Alay" merupakan singkatan dari "anak layangan"atau "anak lebay".Dalam gaya bahasa, terutama bahasa tulis, alay merujuk pada kesenangan      remaja menggabungkan huruf   besar-huruf kecil, menggabungkan huruf       dengan angka dan simbol,   atau     menyingkat secara berlebihan. ( Wikipedia.org )

Gue udah mulai alay-alayan sejak kelas VII, di daerah gue saat itu lagi gembor-gembor nya dengan handphone. Rata-rata temen gue saat itu udah punya Hp semua, walau pun tipe Hp masih sederhana yang penting punya Hp. Maklum waktu itu kan harga Hp lumayan mahal, Hp pertama gue kayak tipe Nokia yang bisa nyenter saat ini, jaman itu belom ada senter-senter nya. Punya Hp gitu aja udah bahagia banget. 

                                                                 ( My first phone )

Pertama kali punya Hp seneng banget, bentar-bentar sms ( walaupun gak penting ), bentar-bentar ngisengin orang ( modal miskol doang ), kalo ditanya namanya siapa, pasti dijawab bukan nama asli. Paling seneng kalo kirimin pesan gambar ama temen. Model sms nya huruf besar-kecil, huruf-angka digabung.

 " k4mu l491 4p4? ud4h m4k4n? . SeL4m4t T1dUrrr, 53m094 m1mP1 EeEnnD444hhhh. "

Apa coba bacanya? Bikin mata sakit aja bacanya, itu mo sms atau kasih tau plat motor/mobilnya?

Duh, rada-rada ilfil deh kalo ngingetin jaman-jaman alay dulu. 

Dan kealayan itu berlanjut hingga SMA namun intensitas nya masih kurang, dan saat itu banyak banget orang ngalayin diri di medsos. Gue baru kenal Facebook sejak kelas X , karena sejak SMP akses internet susah banget di daerah gue ( Jadi gue gak tahu apa itu Friendster ( medsos sebelum fesbuk )). Setelah fesbuk muncul, yang lain pun mulai berbondong-bondong bikin akun fesbuk, dan ninggalin frenster. Setelah mengenal fb atau sejeneis medsos lainnya baru deh kealayan gue meningkat, bentar-bentar update status tapi Alhamdulillah gak se-alay yang laen, gue tipe orang yang pemalu. Jadi, malu aja kalo bentar-bentar update status, bentar-bentar upload foto, ganti PP. 

Setidaknya gue ngalay hanya di username nya aja, semisal : Intans Matahari Jms Aal, Intans Matahari Jms, Jingga Intans Senja, Intans Lemercier Espanola, Intan Tenkaichi. Ada embel-embel Matahari Jms , Jingga Senja,  karena gue ngefans banget ama trilogi novel Jingga dan Senja ( Esti Kinasih ). Embel Lemercier itu dari tetralogi nya novel Ilana Tan, Espanola itu plesetan dari daerah gue " Sempan ", banyak yang bilang Sempanyol. Sedangkan Tenkaichi itu nama kelas ketika gue SMA. ( Alay banget kan ? )

Ternyata alay gue memang bukan disitu, kealayan gue berpindah haluan , mencari zona aman untuk alay. Awal-awal muncul Twitter baru deh gue mulai ngalay di Twitter, tapi gue gak malu, karena waktu itu temen-temen gue belom punya akun Twitter. Keika temen gue mulai punya akun Twitter, gue gak pernah lagi ngalay/ngegalauin diri di Twitter, pindah lagi gue ngalay di fesbuk ciptaan anak bangsa. Temen-temen gue aja sampe sekarang gak punya akun di fesbuk Indonesia. Jadi, gue bebas aja buat ngalayin diri tanpa sepengetahuan temen-temen gue. Ya, bisa dibilang gue pengen banget alay-alayan , tapi gengsi aja kalo orang laen pada tahu kalo gue alay. Hehe :D

Alhamdulillah sejak gue mulai kuliah, sedikit demi sedikit alay gue setidaknya berkurang. Gue gak alay lagi, gue baru sadar kalo ngalay gitu gimana lah ya. Jadi deh gue bikin akun fesbuk lagi , yang pasti username nya gak alay. Nama asli gue, Intan Saputri. Dan gak lagi ngalay sembarang di medsos, walopun temen-temen gue gak tahu pastinya. 

Menurut gue , salah satu langkah setidaknya gue udah mikir. Sekarang udah kuliah, masa' masih ngalay-ngalay juga, kalo mo ngeluh setidaknya gak di medsos. Cukup ngeluh dengan Yang Atas.

" Yey, jangan ngeluh sembarang di medsos-medsos ya :) , kita punya Allah untuk berkeluh kesah :) , setidaknya kita bisa curhat dengan-Nya dalam ibadah kita "

Minggu, 10 November 2013

Kangen :(

Minggu, 10 November 2013
Kangen, (kira-kira kangen siapa ya? )

Jangan negative thinking  dulu ya, aku boleh dong kangen sama seseorang atau sesuatu? Iya kan, dan itu hak saya hihi :D.

Kangen sma*tfr*en yang dulu!

Iya, aku kangen sama yang itu ( disebut diatas), ada yang tau kenapa? #raise_ur_hand

Sekarang ini, pasti bagi pelangan salah satu penyedia operator tersebut merasakan hal yang sama seperti yang aku alami, hanya karena masalah jaringan tersebut, bisa jadi aku cepet naik darah hihi. Terkadang untuk membuka web fb.com aja harus nunggu beberapa menit, apalagi untuk donlot.

Kan, aku jadinya G.A.L.A.U :/
Galau, karena buka web fb aja susah, apalagi mau donlot yang lain. Terlebih sekarang kan The Heirs on Air di Korea, apalagi mau donlot drama itu??? #scream_out.

Tapi, pasti ada hikmahnya kan? Setidaknya melatih kita untuk lebih sabar lagi :) #YKS
Intan Saputri © 2014