Sabtu, 08 Maret 2014

Dulu katanya " Teman Dekat "

Sabtu, 08 Maret 2014



Ya " Teman Dekat " katanya juga kata mereka yang lain yang pernah melihat. Pernah denger kan quote " Don't judge a book by it's cover " . Sebenernya kalo melihat sesuatu itu jangan hanya liat dari luarnya aja. Karena sesuatu yang ditunjukkan dari luar belum tentu mewakili sebenarnya kita baik dalamnya kita.

Hanya sebatas mungkin yang bisa saya asumsikan, ketika segerintil orang bila tentang " Teman Dekat " itu, saya akan berkata iya ketika paketnya masih komplit. Ya , paket yang masih komplit itu dulu sekali. Tapi, sekarang paket itu gak sekomplit yang dulu, beberapa potongan terpaksa untuk melepaskan potongan tersebut karena menyangkut " masa depan ". Bak Puzzle yang akan sempurna ketika the last piece langsung menempatkan diri pada kerangka puzzle tersebut.

Sekarang puzzle itu sudah gak sesempurna yang dulu, malah beberapa potongan susunan puzzle meregang seolah memberi jarak untuk puzzle yang lain. Kalau masalah penyebabnya sih, saya hanya akan " angkat tangan". Bisa dibilang saya gak ahli dalam hal tersebut. Yang jelas, saya juga gak mau tahu.  


Many friends that you can find in this world :)

*Inspired by someone story

Sabtu, 01 Maret 2014

Masa-Masa " Alay "

Sabtu, 01 Maret 2014

Alay adalah sebuah istilah yang merujuk pada sebuah fenomena perilaku remaja di Indonesia. "Alay" merupakan singkatan dari "anak layangan"atau "anak lebay".Dalam gaya bahasa, terutama bahasa tulis, alay merujuk pada kesenangan      remaja menggabungkan huruf   besar-huruf kecil, menggabungkan huruf       dengan angka dan simbol,   atau     menyingkat secara berlebihan. ( Wikipedia.org )

Gue udah mulai alay-alayan sejak kelas VII, di daerah gue saat itu lagi gembor-gembor nya dengan handphone. Rata-rata temen gue saat itu udah punya Hp semua, walau pun tipe Hp masih sederhana yang penting punya Hp. Maklum waktu itu kan harga Hp lumayan mahal, Hp pertama gue kayak tipe Nokia yang bisa nyenter saat ini, jaman itu belom ada senter-senter nya. Punya Hp gitu aja udah bahagia banget. 

                                                                 ( My first phone )

Pertama kali punya Hp seneng banget, bentar-bentar sms ( walaupun gak penting ), bentar-bentar ngisengin orang ( modal miskol doang ), kalo ditanya namanya siapa, pasti dijawab bukan nama asli. Paling seneng kalo kirimin pesan gambar ama temen. Model sms nya huruf besar-kecil, huruf-angka digabung.

 " k4mu l491 4p4? ud4h m4k4n? . SeL4m4t T1dUrrr, 53m094 m1mP1 EeEnnD444hhhh. "

Apa coba bacanya? Bikin mata sakit aja bacanya, itu mo sms atau kasih tau plat motor/mobilnya?

Duh, rada-rada ilfil deh kalo ngingetin jaman-jaman alay dulu. 

Dan kealayan itu berlanjut hingga SMA namun intensitas nya masih kurang, dan saat itu banyak banget orang ngalayin diri di medsos. Gue baru kenal Facebook sejak kelas X , karena sejak SMP akses internet susah banget di daerah gue ( Jadi gue gak tahu apa itu Friendster ( medsos sebelum fesbuk )). Setelah fesbuk muncul, yang lain pun mulai berbondong-bondong bikin akun fesbuk, dan ninggalin frenster. Setelah mengenal fb atau sejeneis medsos lainnya baru deh kealayan gue meningkat, bentar-bentar update status tapi Alhamdulillah gak se-alay yang laen, gue tipe orang yang pemalu. Jadi, malu aja kalo bentar-bentar update status, bentar-bentar upload foto, ganti PP. 

Setidaknya gue ngalay hanya di username nya aja, semisal : Intans Matahari Jms Aal, Intans Matahari Jms, Jingga Intans Senja, Intans Lemercier Espanola, Intan Tenkaichi. Ada embel-embel Matahari Jms , Jingga Senja,  karena gue ngefans banget ama trilogi novel Jingga dan Senja ( Esti Kinasih ). Embel Lemercier itu dari tetralogi nya novel Ilana Tan, Espanola itu plesetan dari daerah gue " Sempan ", banyak yang bilang Sempanyol. Sedangkan Tenkaichi itu nama kelas ketika gue SMA. ( Alay banget kan ? )

Ternyata alay gue memang bukan disitu, kealayan gue berpindah haluan , mencari zona aman untuk alay. Awal-awal muncul Twitter baru deh gue mulai ngalay di Twitter, tapi gue gak malu, karena waktu itu temen-temen gue belom punya akun Twitter. Keika temen gue mulai punya akun Twitter, gue gak pernah lagi ngalay/ngegalauin diri di Twitter, pindah lagi gue ngalay di fesbuk ciptaan anak bangsa. Temen-temen gue aja sampe sekarang gak punya akun di fesbuk Indonesia. Jadi, gue bebas aja buat ngalayin diri tanpa sepengetahuan temen-temen gue. Ya, bisa dibilang gue pengen banget alay-alayan , tapi gengsi aja kalo orang laen pada tahu kalo gue alay. Hehe :D

Alhamdulillah sejak gue mulai kuliah, sedikit demi sedikit alay gue setidaknya berkurang. Gue gak alay lagi, gue baru sadar kalo ngalay gitu gimana lah ya. Jadi deh gue bikin akun fesbuk lagi , yang pasti username nya gak alay. Nama asli gue, Intan Saputri. Dan gak lagi ngalay sembarang di medsos, walopun temen-temen gue gak tahu pastinya. 

Menurut gue , salah satu langkah setidaknya gue udah mikir. Sekarang udah kuliah, masa' masih ngalay-ngalay juga, kalo mo ngeluh setidaknya gak di medsos. Cukup ngeluh dengan Yang Atas.

" Yey, jangan ngeluh sembarang di medsos-medsos ya :) , kita punya Allah untuk berkeluh kesah :) , setidaknya kita bisa curhat dengan-Nya dalam ibadah kita "

Jumat, 14 Februari 2014

#Pray_for_Indonesia, #Pray_for_World

Jumat, 14 Februari 2014

Pray for Indonesia,

Di awal 2014, banjir banyak terjadi dimana-mana di Indonesia, tempat tinggal saya ( red.Bangka ) biasanya banjirnya tidak terlalu parah, namun di awal tahun 2014 banjir di daerah saya, bisa dibilang cukup parah dari sebelum-sebelumnya, bahkan beberapa desa pun banjir yang biasanya tidak banjir.

Banjir di Manado, hal ini yang sangat mengejutkan saya. Banjir yang sangat parah, bahkan merendam beberapa daerah. Belum pernah saya mendengar berita sebelumnya terjadi banjir yang "cukup parah " di Manado, namun di awal 2014 beberapa daerah di Manado pun terendam banjir.

Jakarta, setiap tahun memang selalu banjir.

Sumsel, daerah rantauan saya, beberapa daerah pun terendam banjir.

Awal 2014, sepertinya Indonesia memang lagi bersedih. Bukan hanya banjir saja yang melanda Indonesia.

Gunung Sinabung di Sumut meletus ( 2013 ), dan masih mengeluarkan erupsinya hingga Februaru 2014.

13 Februari 2013, 22.49 : Gunung Kelud di Kab. Malang meletus, bahkan letusannya pun hingga 17km.



Ternyata bukan hanya Indonesia saja yang mengalami bencana alam, dunia juga merasakannya.

Pray for World, Pray for Earth

Beberapa daerah di Amerika yang terjadi badai salju, penurunan suhu hingga -50 derajat Celcius.
Air terjun Niagara yang membeku sebagian, Inggris yang dilanda banjir.

Beberapa bencana tersebut yang telah terjadi, tidakkah kita berpikir apa penyebab semua ini?

Ya, manusia itu sendiri. Kita lah yang kurang bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan kita. Walaupun bencana yang terjadi memang atas kuasa Allah, namun yang terjadi saat ini pun atas ulah manusia yang kurang mencintai lingkungannya.

Bukankah bencana yang terjadi, merupakan peringatan dari Yang Kuasa agar kita lebih dekat kepada-Nya.

Teruslah berdo'a, dan senantiasa mendekatkan diri kepada-Nya.

#Ini hanya beberapa saja yang saya cantumkan mengingat keterbatasan koneksi internet untuk membaca berita, maklum anak kost-an gak punya tipi.

Sabtu, 18 Januari 2014

Calon Guru?

Sabtu, 18 Januari 2014


Walaupun untuk saat ini status kita hanya sebagai seorang calon guru ( mahasiswa/i  fkip.red ) , menurut aku nggak ada salahnya jika mulai sekarang kita mempelajari  mengenai siswa juga kegiatan-kegiatan kelas, bagaimana cara kita menghadapi siswa yang selalu bermasalah di kelas, bagaimana kita mengontrol kondisi kelas agar suasana kelas selalu menyenangkan bagi siswa juga gurunya, bagaimana agar siswa tertarik belajar dengan kita. Tentu saja hal tersebut sepatutnya diketahui oleh para guru. Walaupun kita belum sah sebagai seorang guru di kelas, akan lebih baik jika mulai sekarang kita mempersiapkan diri setidaknya mengetahui masalah-masalah yang ada dikelas, baik antara siswa-guru maupun anatr siswa yang satu dengan yang lain juga setidaknya kita udah punya cara gimana cara mengatasinya.

Pernah nonton drama Korea “School2013” ?

Menurut aku bagi siapa aja calon guru lebih baik tonton deh  drama yang satu ini, recommended banget, mengapa?

Menurut aku ( lagi ), banyak banget pesan yang ada di drama ini khusunya bagi guru ataupun calon guru juga orang tua siswa.

Di drama ini permasalahannya cukup kompleks, permasalahan antara siswa dengan guru, antar siswa itu sendiri, antar para guru, juga orang tua yang selalu ikut campur urusan sekolah yang berhubungan dengan anak-anaknya dan selalu memperbesar masalah-masalah kecil.
Yang bikin emosi aku naik turun dari drama ini, orang tua siswa yang selalu ikut campur urusan sekolah, seolah-olah memiliki kuasa untuk mengatur sekolah agar berjalan sesuai kehendaknya.

Tentu saja hal inilah yang akan secara perlahan menghancurkan sistem yang telah dibuat, rekan guru lah yang seharusnya tegas terhadap orang tua siswa yang seperti ini. Di drama ini juga menampilkan bagaimana seorang guru yang selalu ingin membenarkan sistem yang telah dirancang agar para orang tua siswa tidak semena-mena.

Pelajaran yang bisa kita ambil ( menurut aku ) :
      &Bagi guru seharusnya jika siswa membuat suatu kesalahan baik dia kurang menghargai juga menghormati guru tersebut dikelas, jangan pernah untuk mengeluarkan siswa tersebut dari kelas atau tidak mengizinkan siswa tersebut untuk tetap belajar dikelas. Jangan pernah!

Mengapa?

Untuk siswa yang memiliki motivasi belajar yang sangat rendah, bisa saja ia beranggapan bahwa guru itu pun tidak mengharapkan ia berada di kelas tersebut, ya sudahlah saya tetap tidak mengikuti kelas.

    &Para orang tua seharusnya tidak ikut campur dalam menentukan masa depan anak-anak mereka, cukup saja mereka mengarahkan atau atau menyarankan sesuatu yang lebih baik. 

Terkadang ada orang siswa yang menentukan masa depan anak mereka, anak mereka yang menjadi korban untuk mencapai cita-cita orang tua mereka bukan cita-cita siswa itu sendiri. Tentu saja hal ini akan membuat siswa tersebut tertekan, karena sangat tidak menyukai tindakan orang tua mereka. Walaupun mereka terkadang tahu bahwa orang tua pasti ingin yang terbaik untuk anaknya, namun menggunakan cara yang kurang tepat.

     &Para guru harus tahu bahwa setiap orang pasti ingin berubah menjadi lebih baik, walaupun dimasa lalunya ia selalu bermasalah, bukan berarti ia selalu bermasalah untuk kedepannya. 

        Ketika ada siswa yang selalu bermasalah, selalu membuat keonaran, pasti ada alasan mengapa siswa tersebut melakukan itu. Bisa saja dikarenakan latar belakang keluarga mereka, ataupun mereka yang selalu dituntut untuk mengikuti keinginan orang tua mereka. Dan para guru harus mengetahui alasan tersebut.

    &Para guru harus membantu siswa yang bermasalah, memberi jalan keluar kepada siswa tersebut.

     &Dalam mengajar, para guru harus percaya diri, harus optimis akan metode yang digunakannya dalam mengajar. Kalau guru nya saja tidak yakin, bagaimana bisa murid yang lain juga yakin.

    &Ketika masalah yang dihadapi terlalu kompleks, para guru tidak boleh menyerah, kalau kita menyerah ke siapa lagi para siswa minta tolong, pikirkan itu! Kalau bisa minta bantuan guru yang lain juga, setidaknya bisa membantu kita mencari jalan keluarnya.

    & Jangan pernah merendahkan juga meremahkan para siswa.

     &Jangan selalu beranggapan “ Nilai “ lah yang paling penting dalam sekolah, tidak! Jangan ajarkan tentang itu, nilai bukanlah segalanya. Jika kita hanya mementingkan nilai, bagaiman proses akan berjalan dengan baik?

   &Bagi guru senior atau pun berpengalaman, jika ada guru lain yang kurang tepat dalam menghadapi siswa, arahkan cara mana yang lebih efektif dan lebih baik.

1   &Jika ada siswa bermasalah, bila perlu temui orang tuanya dalam mendiskusikannya. Namun, sebelumnya kita tanya dulu ke teman terdekiat siswa yang bermasalah bagaimana kondisi keluarganya, bermasalah atau tidak.

       &Bagi orang tua untuk tidak memperbesarkan masalah-masalah yang ada, jangan dilebih-lebih kan!

     &Para guru ( wali kelas ) sebaiknya memahami karakter siswa di kelas tersebut. Percayakan pada siswanya, bahwa everything’s gonna be alright!
  
     Any Comments?

Kamis, 19 Desember 2013

Hari Ibu :)

Kamis, 19 Desember 2013
Beberapa hari lagi ya tepatnya 22 Desember 2013, berarti Hari Ibu udah didepan mata ni? Kalian ada persiapan nggak sih untuk ngerayain Hari Ibu? Atau udah punya rencana lain? Bisa saja rencanya, seharian tanggal 22 Desember itu bantuin Ibu di rumah selama seharian, dari nyuci piring, nyuci baju, masak, bersih-bersih rumah. Atau punya kejutan istimewa untuk bunda tercinta?

Jangan bilang nggak ada ya?

Masa' untuk tahun baru hijriah aja kita punya planning ama temen-temen misalnya, masa' kalau pacar ultah kita bersibuk ria nyiapin kejutannya.

Bagaimana dengan hari Ibu? Ibu lho, orang yang telah ngelahirin kita, membesarkan kita, yang selalu memberi kasih sayang ke kita :).

Yuk, kita siapin kejutan untuk Ibu kita tercinta, minimal ucapan "Selamat Hari Ibu :) " ke mama, ibu, emak, ato pun mamak kita :).

Miracle in Cell no.7

Miracle in Cell no.7 ini merupakan salah satu film Korea. Karena UAS sudah selesai, menurut aku sih lebih baik cari hiburan, karena mall jauh jadi ya hiburannya cukup nonton film aja. Karena salah satu pemeran di film ini Park Shin Hye, jadi ya pilihan film Miracle in Cell no 7 ini lah yang menjadi pilihan buat ditonton.

Film ini berdurasi sekitar 2 jam lebih dikit lah, dan berhasil banget banget bikin mata, idung aku bengkak, mungkin karena aku cengeng kali ya, hihi :D. Dan film ini bener-bener ngena banget menceritakan apa yang memang terjasi dis ekitar saat ini, kalo menurut aku sih Miracle in Cell no 7 harus ada di list film-film yang akan ditonton.

Film ini menceritakan kehidupan dipenjara, kita juga pasti tahu lah golongan orang seperti apa yang biasanya masuk penjara. Terkadang kita melihat sesuatu itu tidak hanya dari satu fokus, tentu juga dengan fokus-fokus yang lain. Bagaimana jika orang yang masuk ke dalam sel merupakan bukan orang yang bersalah secara hukum? Atau, bisa jadi ia dijebak oleh orang lain yang tidak menginginkan keberadaan si dia. Dan di film ini menjelaskan tentang orang yang sebenanrnya bukan narapidana, namun dia seolah terjebak sehingga ia bisa masuk ke dalam sel. Bagaimana jika orang yang tidak bersalah tersebut memiliki sanak keluarganya, apakah orang yang menjebaknya tidak berpikir seperti itu? Bagaimana jika orang lain melakukan hal yang sama untuk kita? Apa yang bisa kita perjuangkan? Bagaimana jika ia memiliki keterbelangan mental, istrinya sudah meninggal, dan memiliki seorang putri?

Bagaimana sih ketika penegak kebenaran tidak melaksanakan hak dan kewajiban mereka seperti seharusnya? Bagaimana jika terlalu banyak permaina kotor nan licik yang terjadi? Bagaimana jika tak pernaha ada kebenaran? Bagaimana jika hanya orang berpangkat yang bisa berkuasa?

Ya, memang terlalu banyak pertanyaan untuk teka-teki di dunia ini. Warna kehidupan ini tampak terlalu bias, terlalu keabu-abuan.

Jujur ya, ketika nonton film ini pun emosi aku naik-turun. Dan aku pun langsung kepikiran dengan penegak-penegak kebenaran, khusunya di Indonesia. Ketika orang-orang biasa berjuang mencari keadilan, kedamaian, ketentraman, pengakuan sosial. Entah lah, aku pun terlalu bingung, yang jelas saat ini yang benar-benar kita harapkan agar kebenaran lah yang selalu terungkap, bebaskan semua orang untuk berbicara mengenai kebenaran!

Rabu, 18 Desember 2013

Magic Square

Rabu, 18 Desember 2013
I wanna review 'bout Magic Square, when we studied "Teaching Math in English" by Mr. Purwoko. This's so interesting, we will joke each others 'bout this, and we will be satiesfied when we can solve that. And this's challenge :).

Magic Square's like Sudoku. When we fill number to the all of box, and the sum of number in every diagonal, or cross're same. And I have instruction to fill the blank box, it will be interesting and be fun.

Instruction to fill 3x3, 5x5, 7x7,...

  1.  Fill in 1 at middle top.


 
2. Move up right
  1. If out of the square
  • If above the square, move to the bottom
  • If beside the square, move to the left.
  • Else, move to the box bellow.
    2.  If the upper-right box has filled. Move to the box bellow too.

So, this's the result. We got it !

We can count it, that the sum of all number in every diagonal and cross're same. You must know, that 2 always in left beside 1.#CMIIW .



Intan Saputri © 2014